john von neuman
John von Neumann (bahasa Hungaria: Neumann János Lajos; 28 Desember 1903 – 8 Februari 1957) adalah seorang matematikawan, fisikawan, ahli ilmu komputer, insinyur, dan polimatik dari Hungaria-Jerman. Von Neumann secara umum dianggap sebagai matematikawan terkemuka pada masanya[1] dan dikenal sebagai "wakil matematikawan hebat terakhir".[2] Dia mengintegrasikan ilmu murni dan ilmu terapan.
Von Neumann memberikan kontribusi penting pada banyak bidang, termasuk matematika (fondasi matematika, analisis fungsional, teori ergodik, teori representasi, aljabar operator, geometri, topologi, dan analisis numerik), fisika (fisika kuantum, dinamika fluida, dan quantum statistical mechanics), ekonomi (teori permainan), komputasi (arsitektur Von Neumann, pemrograman linear, self-replicating machine, komputasi stokastik), dan statistika. Ia adalah pionir dalam menerapkan teori operator pada bidang mekanika kuantum untuk mengembangkan analisis fungsional; dan seorang sosok kunci dalam perkembangan teori permainan, konsep cellular automaton, universal constructor, dan komputer digital.
Von Neumann menerbitkan lebih dari 150 makalah pada masa hidupnya: sekitar 60 diantaranya berisi tentang matematika murni, 60 tentang matematika terapan, 20 tentang fisika, dan sisanya mengenai bidang matematika yang khusus atau bidang non-matematika.[3] Karya terakhirnya, manuskrip yang belum selesai dan ditulis ketika ia berada di rumah sakit, diterbitkan dalam bentuk buku berjudul The Computer and the BrainFungsi aritmatika adalah suatu fungsi yang mengarah ke operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, penjumlahan tidak bertanda dan lain – lain. Sedangkan maksud dari fungsi logika sendiri adalah seringkali digunakan untuk mengoperasikan logika AND, OR, XOR dan lain – lain.
FUNGSI ALU
komponen ALU atau Arithmetic and Logic Unit lebih berfokus pada fungsi dasar operasi aritmatika dan fungsi logika. Untuk melakukan tugas pengoperasian matematika, maka ALU melibatkan suatu sirkuit khusus yang disebut Adder.
Karena dibuat khusus untuk proses perhitungan aritmatika maka sirkuit Adder ini seringkali disebut rangkaian kombinasional aritmetika. Terdapat beberapa macam yakni Half Adder yang difungsikan untuk menjumlahkan dua bit, lalu Full Adder yang dapat menjumlahkan tiga bit dan yang terakhir adalah Paralel Adder yang dapat menjumlahkan banyak bit. Penjelasan lebih detailnya ada dibawah ini :
1. Half Adder
Rangkaian half adder merupakan dasar penjumlahan bilangan Biner dengan hanya dua bit, seringkali juga disebut Penjumlah Tak Lengkap. Contoh pengoperasiannya adalah jika A = 0 dan B = 1 dijumlahkan maka hasilnya (Sum) adalah 0. Dalam hal ini Half Adder memiliki 2 masukkan yakni A dan B serta memiliki keluaran yakni S atau Sum dan CY atau Carry Out (nilai pindahan). Hal itu berlaku juga pada operasi aritmatika lain.
2. Full Adder
Sama halnya seperti Half Adder, untuk Full Adder, proses penjumlahan dua bilangan juga dikonversi terlebih dahulu ke dalam bilangan biner. Masing – masing posisi pada bit dijumlahkan. Cara kerjanya juga hampir mirip dengan Full Adder, dan untuk outputnya terdiri atas Sum serta bit kelebihannya (Carry Out).
3.Paralel Adder
Untuk Paralel Adder rangkaiannya tersusun dari Half Adder pada bagian Least Significant Bit (LSB) dan pada bit – bit berikutnya terdiri dari rangkaian Full Adder. Proses penjumlahannya dilakukan mulai dari Least Significant Bit (LSB) dan kemudian sampai pada Most Significant Bit (MSB).
Tugas lain dari komponen ALU adalah melakukan keputusan operasi logika sesuai dengan instruksi program yang dikeluarkan. Operasi logika ini melibatkan dua buah komponen pembanding seperti sama dengan (=), tidak sama dengan (≠), lebih besar dari (>), lebih besar sama dengan dari (≥), kurang dari (<), kurang sama dengan dari (<). Semua tugas itu berperan besar dalam penggunaan setiap operasi dasar komputer.
2. memory
Berada di dalam central processor unit (CPU), memori menjadi komponen penting untuk mengoperasikan perangkat komputer. Setiap data dan program yang diproses oleh processor semuanya akan disimpan pada memori. Data yang bersifat sementara akan hilang secara otomatis jika perangkat dimatikan. Sedangkan data yang bersifat permanen akan tetap ada sekalipun aliran listrik dimatikan.
Fungsi Memori Komputer
Memori komputer secara garis besar berfungsi sebagai sarana penyimpanan data, baik sementara maupun permanen. Adapun fungsi lain dari memori, yakni:
- Menyimpan data dari perangkat input hingga dikirimkan ke arithmetic and logic unit (ALU).
- Menyimpan instruksi dari sebagian besar perangkat input.
- Sebagai media penyimpanan berkas penting yang berhubungan dengan operating system.
- Menyimpan data semua aplikasi dan cache.
- Dapat digunakan untuk membackup data.
- Menyimpan data multimedia.
fungsi control unit
- mengontrol eksekusi instruksi secara berurutan dan menerjemahkan perintah;
- selanjutnya control unit mengarahkan aliran data kepada area komputer yang berbeda sesuai dengan peruntukannya masing-masing;
- control unit juga mengatur dan mengontrol pewaktuan atau timing;
- control unit mengirim dan menerima sinyal kontrol dari perangkat komputer yang lain;
- control unit juga memiliki fungsi untuk menghandle macam-macam perintah seperti fetching, decoding, execution handling, dan menyimpan hasil perhitungan.
4.output device




.png)

